
Setelah Dilaksanakannya Vaksinasi Tahap Kedua bagi Pelayan Publik TNI/Polri dan ASN/Non ASN, vaksinasi kembali dilanjutkan.
Hari Pertama, Puluhan Pegawai Instansi kecamatan, kelurahan , desa dan para Guru tingkat kecamatan Lau Maros menjalani vaksinasi di ruang vaksinasi kantor kecamatan Lau, Maros Kamis 26/03/2021
Wakil bupati Maros ,Suhartina Bohari S.E beserta Plt Kadis Kesehatan kabupaten Maros dr. Muhammad Yunus S.Ked, M.Kes, dan tim pendamping dari dinas kesehatan maros, ikut serta memantau pelaksanaan Vaksinasi di tingkat kecamatan lau ini.
Hari Pertama vaksinasi Covid-19 tahap pertama staf pegawai dan Guru Se kecamatan lau ini, terdapat Puluhan orang yang telah melakukan pendaftaran, dan melewati tahap screening, namun ada beberapa orang masih tertunda, karena terdapat keluhan dan penyakit yang di derita sehingga vaksinasi tidak bisa dilanjutkan atau di tunda.
Proses vaksinasi masih dilanjutkan pada hari berikutnya sampai selesai dengan sasaran semua staf /pegawai pelayanan publik baik Guru SD, SMP dan SMA se Kecamatan Lau kabupaten Maros.
” Tim kami akan lanjutkan besok vaksinasi bagi staf/pegawai pemerintah Kecamatan Lau , guru , staf kelurahan, staf prangkat desa dan jajarannya, serta instansi se kecamatan lau, sampai selesai, ” menurut kepala UPTD Puskesmas Lau, saat di temui.

” Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan ketersediaan vaksin, sehingga dilakukan secara bertahap pada vaksinasi tahap pertama untuk pelayan publik.
” Sebagai standar pelayanan dari setiap pelaksanaan vaksinsasi Covid-19 Kami tetap sediakan Ruang KIPI yang merupakan salah satu syarat yang harus ada saat proses vaksinasi. Jika terjadi kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) yang timbul setelah vaksin, akan ditindaklajuti di Ruang KIPI” ungkap dr. Darmawati, S.Ked.
” Kami berharap agar kiranya semua kepala-kepala OPD tingkat kecamatan Lau, Maros memerintahkan seluruh staf nya tanpa terkecuali untuk ikut melakukan vaksinasi covid-19 ini, guna menekan penularan covid-19 khususnya di kecamatan lau, maros, Dan juga tetap konsisten dengan protokol kesehatan ” Tutupnya.
Red@ Supardi
